sejak saat itu....
kamu beri aku harapan 'tuk bisa suka sama kamu. hari-hari ku lalui dengan ratapan kebahagiaan terpancar di mataku. melihat kau duduk tenang di sebelahku. tapi hal indah itu tak bertahan lama, ketika minggu esok datang. kau duduk pergi jauh. hal yang memberiku semangat untuk sekolah, bahkan hari libur pun tak ingin ada. tapi di sisi kebahagiaanku, aku tau bahwa kau meiliki sosok lain di hatimu. tapi dapat melihatmu, sudah cukup bagiku. melihatmu bahagia, aku pun bahagia. walau, sesak rasa hati ini sampai tak bisa bernafas. merasakan sakit yang cukup amat dalam.
saat ini aku berusaha melupakanmu. tapi kenapa disaat aku ingin melupakanmu, kau malah memberiku harapan. harapan 'tuk bisa mengulang semuanya. saat-saat itu aku sangat bahagia. tapi hanya beberapa hari saja. setelah itu kau menyuruhku menelan pil yang sangat pahit. sakit rasanya hati ini melihat kau dengannya. tapi bagai manapun dia juga temanku. teman yang jauh. tapi aku 'gak mau sakitin temanku hanya gara-gara kamu. mungkin inilah cara ALLAH menunjukkan padaku, bahwa memang kamu bukan untukku.
yang kuharapkan saat ini hanyalah... kau akan kembali untuk dapat membuat bibir ini kembali tersenyum mengembang :')